Kenapa HNI HPAI Tidak Mengiklankan Produknya Di TV, Koran dan Lain-lainnya


HPAIPONTIANAK- Ada suatu pertanyaan bagus dari Para Komentator tentang Produk HNI

" Kalau Produknya Bagus, kenapa ngga masukin Di TV, Koran, Jual di Toko Dan sebagainya"

Oke saya tidak akan menjawab secara langsung tapi saya akan memberikan gambarannya

Kurang lebih begini ...

Bisnis itu kan mempunyai Produk dan alur produk untuk sampai kepada konsumen harus melewati beberapa Bagian

PABRIK- GROSIR- TOKO- WARUNG- KONSUMEN

Katakanlah Produknya adalah produk Kecantikan dengan harga di Pabrik= 50.000

Sampai di Konsumen =100.000
Lalu kemana yg 50.000

Ini dia penjelasannya...

Katakanlah
Pabrik Ke Grosir = 60.000
Grosir ke Toko= 75.000
Toko ke Warung = 85.000
Warung Ke Konsumen 100.000

Berarti keutungannya hanya sudah masuk ke Grosir, Toko, Dan Warung tadi

Sedangkan Konsumen hanya dapat apa? Ya produk

Lalu karena Produk ini Bagus, ia merekomendasikan produk ini ke 100 temannya dan semuanya beli

Pertanyaan saya,
Konsumen tadi dapat apa dari perusahaan?

Uang, tidak... Ucapan terima kasihpun tidak

Belum lagi perusahaan harus membayar bintang Iklan dan Media
Untuk promosi

Katakanlah biaya media= 50jt /Bulan
Bintang Iklan 30jt/Iklan

Nah anda bayangkan profit semua ini bukan dinikmati oleh konsumen, tapi pihak-pihak tadi
menyikapi hal ini, diciptakan suatu sistem pemasaran yang lebih efektif

Yakni Dari Pabrik-Konsumen - Konsumen

Jadi Biaya Iklan, keuntungan yang dari Grosir itu dialihkan ke Konsumen yang mempromosikan produk dari perusahaan kepada orang lain

Keuntungannya
Adalah :

1. Konsumen bisa dapat harga pabrik
2. Konsumen akan dapat komisi untuk setiap penjualan yg dilakukan

Nah inilah yg dimaksud dengan pemasaran sistem Multi Level Marketing

Nah mungkin ada yang bertanya Mengapa banyak yang gagal ???

Jawabannya saya adalah?

Karena untuk memulai Bisnis ( apapun itu ) kita tidak butuh ijazah dan kita tidak diseleksi

Menurut anda, apakah hanya di Halal Network Marketing yang banyak gagalnya ???
Tentu tidak....

Perguruan tinggi kan ada yang wisuda dan Dan Drop out

Pertanyaan saya yg salah Perguruan Tingginya atau mahasiswanya ???

- Jangan belajar kepada orang yg gagal, tapi belajarlah kepada orang yang sukses. Kalau mau wisuda jangan tanya sama yg Drop Out

Saya jadi ingat kisah tentang 2 tipe orang yang punya pikiran Negatif dan Positif

1. NEGATIF
- Kalau nanti kamu sukses saya akan join, nah setelah sukses, ia malah bilang kamu enak sudah sukses

- Kenapa kamu miskin? Ya karena saya Punya 7 Anak

2. Positif
Jadi ini baru kita yang tahu ya? Wah keren nih yuk kita besarkan sama-sama,

Setelah temannya sukses. Wah sudah banyak yg join ya dan kamu sudah sukses juga.. saya yang akan sukses selanjutnya

- Mengapa kamu kaya ? Karena saya punya 7 Anak

So..guys...
Kalau kamu punya impian.... Perjuangkan ✊✊

Selama itu bermanfaat, tidak melanggar agama, tidak melanggar aturan pemerintah jangan pusing dengan Omongan orang

Dimana-mana sukses itu selalu minoritas ( sedikit ) karena mereka yang sukses itu mau melalui proses

Kamu harus ingat.
Yang berdiri di podium kemenangan itu bukan komentator tapi pemain

Semoga bermanfaat ya..Ada suatu pertanyaan bagus dari Para Komentator tentang Produk HNI

" Kalau Produknya Bagus, kenapa ngga masukin Di TV, Koran, Jual di Toko Dan sebagainya"

Oke saya tidak akan menjawab secara langsung tapi saya akan memberikan gambarannya

Kurang lebih begini ...

Bisnis itu kan mempunyai Produk dan alur produk untuk sampai kepada konsumen harus melewati beberapa Bagian

PABRIK- GROSIR- TOKO- WARUNG- KONSUMEN

Katakanlah Produknya adalah produk Kecantikan dengan harga di Pabrik= 50.000

Sampai di Konsumen =100.000
Lalu kemana yg 50.000

Ini dia penjelasannya...

Katakanlah
Pabrik Ke Grosir = 60.000
Grosir ke Toko= 75.000
Toko ke Warung = 85.000
Warung Ke Konsumen 100.000

Berarti keutungannya hanya sudah masuk ke Grosir, Toko, Dan Warung tadi

Sedangkan Konsumen hanya dapat apa? Ya produk

Lalu karena Produk ini Bagus, ia merekomendasikan produk ini ke 100 temannya dan semuanya beli

Pertanyaan saya,
Konsumen tadi dapat apa dari perusahaan?

Uang, tidak... Ucapan terima kasihpun tidak

Belum lagi perusahaan harus membayar bintang Iklan dan Media
Untuk promosi

Katakanlah biaya media= 50jt /Bulan
Bintang Iklan 30jt/Iklan

Nah anda bayangkan profit semua ini bukan dinikmati oleh konsumen, tapi pihak-pihak tadi
menyikapi hal ini, diciptakan suatu sistem pemasaran yang lebih efektif

Yakni Dari Pabrik-Konsumen - Konsumen

Jadi Biaya Iklan, keuntungan yang dari Grosir itu dialihkan ke Konsumen yang mempromosikan produk dari perusahaan kepada orang lain

Keuntungannya
Adalah :

1. Konsumen bisa dapat harga pabrik
2. Konsumen akan dapat komisi untuk setiap penjualan yg dilakukan

Nah inilah yg dimaksud dengan pemasaran sistem Multi Level Marketing

Nah mungkin ada yang bertanya Mengapa banyak yang gagal ???

Jawabannya saya adalah?

Karena untuk memulai Bisnis ( apapun itu ) kita tidak butuh ijazah dan kita tidak diseleksi

Menurut anda, apakah hanya di Halal Network Marketing yang banyak gagalnya ???
Tentu tidak....

Perguruan tinggi kan ada yang wisuda dan Dan Drop out

Pertanyaan saya yg salah Perguruan Tingginya atau mahasiswanya ???

- Jangan belajar kepada orang yg gagal, tapi belajarlah kepada orang yang sukses. Kalau mau wisuda jangan tanya sama yg Drop Out

Saya jadi ingat kisah tentang 2 tipe orang yang punya pikiran Negatif dan Positif

1. NEGATIF
- Kalau nanti kamu sukses saya akan join, nah setelah sukses, ia malah bilang kamu enak sudah sukses

- Kenapa kamu miskin? Ya karena saya Punya 7 Anak

2. Positif
Jadi ini baru kita yang tahu ya? Wah keren nih yuk kita besarkan sama-sama,

Setelah temannya sukses. Wah sudah banyak yg join ya dan kamu sudah sukses juga.. saya yang akan sukses selanjutnya

- Mengapa kamu kaya ? Karena saya punya 7 Anak

So..guys...
Kalau kamu punya impian.... Perjuangkan ✊✊

Selama itu bermanfaat, tidak melanggar agama, tidak melanggar aturan pemerintah jangan pusing dengan Omongan orang

Dimana-mana sukses itu selalu minoritas ( sedikit ) karena mereka yang sukses itu mau melalui proses

Kamu harus ingat.
Yang berdiri di podium kemenangan itu bukan komentator tapi pemain

Semoga bermanfaat ya..

sumber : Grup WA Raja Closing

Share
Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

LATEST ARTICLES

Post a Comment

Terima Kasih Rekan-Rekan Dari Berbagai Daerah Telah Menggunakan Produk dan Mempercayai Layanan Kami